Indonesia Terpopuler


Janji-janji Jokowi-Ahok Bila Menang Pilkada DKI

Ditulis dalam POLITIK DAN HUKUM oleh holistikasaya pada September 20, 2012
Tags: , , ,

Pasangan Jokowi-Ahok berdasarkan hasil Quickcount berbagai lembaga survei memenangi pertarungan pemilihan Gubernur (Pilgub/Pilkada) DKI Jakarta, Kamis, 20 September 2012. Apa janji-janjinya saat kampanye? Ini di antaranya:

Permudah Sertifikasi Lahan

Jokowi menjanjikan tidak akan menggusur pemukiman kumuh bahkan mempermudah sertifikasi lahan untuk warga di perkampungan di Jakarta yang sudah menghuni lebih dari 20 tahun.

“Bagi kampung yang sudah dihuni lebih dari 20 tahun akan saya urus sertifikatnya. Saya ingin melakukan ini kerena sudah saya lakukan di Solo,” kata Joko Widodo saat mengunjungi warga di Jl Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Baru, Sabtu (15/9/2012) lalu.

Tak hanya itu, jika terpilih, Jokowi juga akan menata pemukiman kumuh yang ada di Jakarta. “Pemukiman kumuh tidak akan digusur tapi ditata, pembangunan kota di Jakarta 5 tahun ke depan harus tertata, jalanan kampungnya rapi, bisa diperbaiki, perkampungannya sehat jadi rumahnya juga sehat,” ungkapnya.

Hidupkan Pagelaran Kebudayaan Betawi

Jokowi berjanji akan menghidupkan kembali pagelaran kebudayaan Betawi di Jakarta. “Wayang orang seperti ini (Teater Barata), lalu sanggar-sanggar tari dan penampilan budaya lain harus dihidupkan semua. Mulai dari kampung-kampung,” ujarnya di  Gedung Teater Barata, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (4/7/2012).

Menurutnya, menghidupkan kembali pagelaran budaya adalah bagian dari strategi kebudayaan yang sangat diperlukan dalam peradaban kota Jakarta.

“Ini adalah cagar budaya, heritage yang perlu dikembangkan, sehingga terjadi keseimbangan di kota antara budaya, sosial dan interaksi masyarakat,” tuturnya.

 

Janji Tambah 1.000 Bus TransJ

Jika terpilih menjadi gubernur DKI Jakarta, Jokowi berjanji akan menambah 1.000 unit bus TransJ yang ramah bagi perempuan.

“Transportasi yang ramah perempuan seperti busway, sekarang harus menunggu setengah jam sampai dua jam. Setelah dapat harus berdesakan, sehingga perempuan rawan menjadi korban pelecehan. Jadi nanti akan kita tambahkan 1.000 bus tambahan,” ujar Jokowi.

Hal itu disampaikan dalam diskusi ‘Perempuan Jakarte Nyari Gubernur’ yang digelar Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Selasa (3/7/2012).

Dalam kesempatan yang sama Basuki Purnama yang akrab disapa Ahok, menambahkan bahwa selain tambahan bus dan penyelesaian koridor, penting juga untuk menyusun ulang rute busway.

“Kita akan susun ulang rute busway, kita cek mana destinasi yang paling banyak dituju. Karena banyak jalur yang enggak terpakai. Jadi kita coba bangun maksimal dua kali naik bisa sampai ke tujuan,” kata Ahok.

 

Normalisasi Total Kali di Jakarta

Jokowi menilai Kanal Banjir Timur (KBT) tidak cukup untuk mengatasi masalah banjir di Jakarta. Menurutnya, normalisasi total kali-kali di Jakarta harus dilakukan untuk mengoptimalkan usahanya membebaskan Jakarta dari banjir.

“Harusnya normalisasi total kali, karena kalau hujan pasti (banjir) sampai atap. Semua kali di Jakarta dan sungai harus ada normalisasi, bangun sedimen,” ujar Jokowi saat mengunjungi warga di bantaran Kali Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (29/6/2012) yang lalu.

Menurut dia, sekarang banyak drainase yang bagus tapi tidak pernah dipelihara. Karena itu drainase yang semula berkedalaman dua meter hanya tinggal satu meter.

“Jadi yang terpakai cuma 20 persen atau 30 persen, itu yang enggak pernah dilihat. Jadi percuma dibangun Kanal Banjir Timur, tapi enggak ada normalisasi. Percuma,” tutur pria yang masih tercatat sebagai Wali Kota Solo ini.

Santunan Kematian Rp 2 Juta

Jokowi berjanji akan memberi santunan kematian Rp 2 juta kepada warga Jakarta jika terpilih di pilgub DKI Jakarta.

“Nanti ada dana kematian. Kalau ada yang mendapat musibah, keluarganya ada yang meninggal dunia akan mendapat santunan Rp 2.000.000 per orang,” ujar Cagub DKI, Joko Widodo, di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta, Rabu (27/6/2012).

Menurutnya, santunan kematian ini penting untuk membantu masyarakat, khususnya mereka yang kurang mampu. “Untuk pemakamannya saja kata warga bisa jutaan, ya keluhannya seperti itu,” tuturnya.

Sementara untuk warga di Kepulauan Seribu, Jokowi akan memberikan santunan kematian lebih besar yakni Rp 3 juta per orangnya. “Saya sampaikan tadi saya siapkan santunan kematian Rp 3 juta untuk warga kepulauan,” kata Jokowi.

Kartu Jakarta Sehat dan Kartu Pintar

Jokowi berjanji akan memberikan kartu Jakarta sehat dan kartu pintar kepada semua warganya jika dirinya terpilih menjadi gubernur DKI Jakarta. Hal ini disampaikan Jokowi saat berkampanye di kawasan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (25/6/2012).

“Itu bisa dimulai dari sekarang. Nanti ada kartu Jakarta sehat dan kartu pintar. Ini bisa dipakai ke pelayanan masyarakat, pelayanan kesehatan karena anggaran Rp 800 miliar dan sudah ada. Jadi anak bisa pegang, bapak, ibu, kakek bisa pegang,” kata Jokowi.

“Lalu ada kartu pintar untuk pendidikan mulai SD, SMA, sampai SMK. Ini harus gratis. Jadi membangun masyarakat melalui sistem,” lanjut dia.

Hapus Pungutan Liar PKL

Jokowi berjanji jika dirinya terpilih menjadi gubernur DKI Jakarta, tidak akan ada lagi pungutan liar dan penggusuran pedagang kaki lima (PKL).

“Saya berani jamin, tidak akan ada pungutan liar kepada PKL,” ujar Jokowi saat gelar dialog di depan Toko Cat Amen, Jl Gadjah Mada, Jakarta Pusat, Minggu (1/4/2012) lalu. Pernyataan Jokowi ini menjawab pertanyaan Udin, salah seorang pedagang.

Joko mengatakan, pungutan kepada pedagang hanyalah retribusi kebersihan. Retribusi ini juga dipakai untuk menjaga kebersihan wilayah pasar.

Sumber: detik.com

Visi-Misi Cagub DKI: Jokowi – Ahok dan Foke – Nara

Ditulis dalam POLITIK DAN HUKUM oleh holistikasaya pada September 4, 2012
Tags: , ,

Pemilihan Gubernur DKI Jakarta Putaran kedua tanggal 20 September 2012 kian dekat. Untuk lebih memperkenalkan kedua pasangan calon gubernur, KPU Provinsi DKI Jakarta memasang spanduk yang membeberkan sedikit profil mereka beserta visi dan misinya.

Profil pasangan nomer 3 yakni Ir. H. Joko Widodo dan Ir. Basuki Tjahaja Purnama, MM

Nama : Ir. H. Joko Widodo
Tempat, tgl lahir : Surakarta, 21 Juni 1961
Agama : Islam
Pendidikan : Sarjana Kehutanan-Universitas Gadjah Mada

Nama : Ir. Basuki Tjahaja Purnama, MM
Tempat, tgl lahir : Manggar, 29 Juni 1966
Agama : Kristen Protestan
Pendidikan : S-2 Sekolah Tinggi Manajemen, Prasetya Mulya

Visi
Jakarta baru, kota modern yang tertata rapi, menjadi tempat hunian yang layak dan manusiawi, memiliki masyarakat yang berkebudayaan, dan dengan pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik.

Misi
1. Mewujudkan Jakarta sebagai kota modern yang tertata rapi serta konsisten dengan rencana tata ruang wilayah
2. Menjadikan Jakarta sebagai kota yang bebas dari masalah-masalah menahun seperti macet, banjir, pemukiman kumuh, sampah, dan lain-lain
3. Menjamin ketersediaan hunian dan ruang publik yang layak serta terjangkau bagi warga kota dan ketersediaan pelayanan kesehatan yang gratis sampai rawat inap dan pendidikan yang berkualitas secara gratis selama 12 tahun untuk warga Jakarta.
4. Membangun budaya masyarakat perkotaan yang toleran, tetapi juga sekaligus memiliki kesadaran dalam memelihara kota.
5. Membangun pemerintahan yang bersih dan transparan serta berorientasi pada pelayanan publik.

Profil pasangan nomer 1 DR. Ing. H. Fauzi Bowo dan Mayjen (Purn) H. Nachrowi Ramli

Nama : DR. Ing. H. Fauzi Bowo
Tempat, tgl lahir : Jakarta, 10 April 1948
Agama : Islam
Pendidikan : Dokter Ingeniur (DE-Ing) – S3 Der Fachbereich Architectur, Universitat Kaiserlautern, Jerman

Nama : Mayjen (Purn) H. Nachrowi Ramli
Tempat, tgl lahir : Jakarta, 12 Juli 1951
Agama : Islam
Pendidikan : S-1 Fakultas Ekonomi, Universitas Borobudur

Visi
Jakarta yang lebih maju, nyaman dan sejahtera

Misi
1. Meningkatkan kualitas pelayanan publik yang mudah diakses dan merata
2. Memperkuta pemberdayaan masyarakat pada berbagai aspek kehidupan melalui peningkatan kapasitas dan penciptaan ruang untuk prakarsa dan kreativitas menuju masyarakat yang lebih mandiri
3. Mempercepat pembangunan infrastruktur kota untuk lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat
4. Mengelola lingkungan kota yang bersih, sehat, layak huni, dan inspiratif menuju kenyamanan dan kesejahteraan yang berkelanjutan


Video berjudul “Jokowi dan Basuki-what makes you beautiful by one direction (Parody) di YouTube

Video berjudul “Jokowi dan Basuki-what makes you beautiful by one direction (Parody) disitus YouTube. Diunggah sejak 25 Agustus 2012 lalu, video berdurasi 3.22 menit ini sudah ditonton ratusan ribu kali.

Video ini diperankan oleh empat anak muda. Dalam lirik lagunya, mereka mengeluhkan sulitnya hidup di Ibu Kota.

“Ini bukan kampanye, hanya curahan hati sekelompok simpatisan yang mewakili manusia yang rindu perubahan di Jakarta… enjoy!” begitu ditulis CameoProject.

Ingin tahu videonya? Klik di sini

Hubungan Intim Timbulkan Sidik Khusus pada Perempuan (Berselingkuh akan Ketahuan)

Ditulis dalam Agama,internasional oleh holistikasaya pada September 3, 2012
Tags: , ,

Robert Guilhem, pakar genetika dan pemimpin yahudi di Albert Einstein College masuk Islam setelah kagum dengan ayat-ayat Al-Quran tentang masa iddah wanita muslimah selama tiga bulan. Massa iddah merupakan massa tunggu perempuan selama tiga bulan, selama proses dicerai suaminya.

Seperti dikutip dari societyberty.com, hasil penelitian yang dilakukannya menunjukkan, massa iddah wanita sesuai dengan ayat-ayat yang tercantum di Alquran. Hasil studi itu menyimpulkan hubungan intim suami istri menyebabkan laki-laki meninggalkan sidik khususnya pada perempuan.

Dia mengatakan jika pasangan suami istri (pasutri) tidak bersetubuh, maka tanda itu secara perlahan-lahan akan hilang antara 25-30 persen. Gelhem menambahkan, tanda tersebut akan hilang secara keseluruhan setelah tiga bulan berlalu. Karena itu, perempuan yang dicerai akan siap menerima sidik khusus laki-laki lainnya setelah tiga bulan.

Bukti empiris ini mendorong pakar genetika Yahudi ini melakukan penelitian dan pembuktian lain di sebuah perkampungan Muslim Afrika di Amerika. Dalam studinya, ia menemukan setiap wanita di sana hanya mengandung sidik khusus dari pasangan mereka saja.

Penelitian serupa dilakukannya di perkampungan nonmuslim Amerika. Hasil penelitian membuktikan wanita di sana yang hamil memiliki jejak sidik dua hingga tiga laki-laki. Ini berarti, wanita-wanita non-muslim di sana melakukan hubungan intim selain pernikahannya yang sah.

Sang pakar juga melakukan penelitian kepada istrinya sendiri. Hasilnya menunjukkan istrinya ternyata memiliki tiga rekam sidik laki-laki alias istrinya berselingkuh. Dari penelitiannya, hanya satu dari tiga anaknya saja berasal dari dirinya.

Setelah penelitian-penelitian tersebut, dia akhirnya memutuskan untuk masuk Islam. Ia meyakini hanya Islam lah yang menjaga martabat perempuan dan menjaga keutuhan kehidupan sosial. Ia yakin bahwa perempuan muslimah adalah yang paling bersih di muka bumi ini. (republika.co.id)

Foto Megawati dan Jokowi

Ditulis dalam POLITIK DAN HUKUM oleh holistikasaya pada September 3, 2012

Cagub dan Cawagub DKI Jakarta Jokowi-Ahok didampingi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat menggelar acara silaturahmi dengan para relawan di Jakarta, Minggu (2/9/2012). Selain itu, acara ini juga merupakan halal bi halal dan menjalin silaturahmi dengan warga Jakarta. Jokowi-Ahok akan melawan Fauzi Bowo dalam pemilukada DKI Jakarta putaran kedua pada 20 September mendatang (vivanews.com)

Bantah Terima Dana Pimpinan Banggar, Tina Talisa Tunjukkan Print Out 4 Tabungan

Ditulis dalam POLITIK DAN HUKUM oleh holistikasaya pada Agustus 29, 2012

sumber: detik.com

Tina Talisa,presenter Indosiar, mengadukan sejumlah media ke Dewan Pers. Tina menilai pemberitaan dirinya menerima aliran dana dari MA, salah seorang pimpinan Banggar DPR, merupakan berita bohong. Dia menunjukkan print out 4 rekening tabungannya.

Di Dewan Pers, Tina Talisa diterima anggota Dewan Pers Agus Sudibyo dan Uni Lubis. Pertemuan Tina dengan Dewan Pers usai sekitar pukul 14.20 WIB, Rabu (29/8/2012). Saat pertemuan, Tina didampingi oleh Pemimpin Redaksi Indosiar Nurjaman Mochtar.

Tina yang mengenakan pakaian blazer warna biru tua mengadukan empat media, yaitu Harian Kompas, Berita Kota, Warta Kota, dan Rakyat Merdeka. Tina menilai pemberitaan empat media terkait dirinya itu tidak memenuhi kaedah kode etik jurnalistik (KEJ). Salah satu alasannya, empat media itu tidak melakukan konfirmasi sama sekali ke Tina. Karena itu Tina meminta agar media-media tersebut meralatnya dan memohon permintaan maaf.

Untuk memperkuat bantahannya bahwa pemberitaan di empat media itu bohong, Tina Talisa membawa bukti data rekening 4 tabungan yang ia miliki. Keempat rekening Tina itu adalah rekening di Bank Mega, BCA, Mandiri, dan HSBC Amanah. Data rekening itu diserahkan Tina secara resmi kepada Agus Sudibyo.

“Saya membawa bukti data rekening tabungan saya di Bank Mega, BCA, Mandiri, dan HSBC Amanah. Tidak satu pun dari rekening-rekening itu yang disebutkan adanya aliran dana Rp 120 juta atau jumlah berapa pun, dan pada waktu kapan pun dari mantan pimpinan banggar DPR MA seperti disebutkan dalam pemebritaan beberapa media itu,” kata Tina dalam keterangan tertulis yang ia sampaikan kepada wartawan.

Sementara itu, menurut Uni Lubis, kepada Dewan Pers, Tina menyampaikan bahwa substansi berita-berita yang menyudutkannya itu sama sekali tidak berdasarkan fakta. Karena itu, Tina berharap Dewan Pers bisa meminta media-media tersebut meralat sekaligus membuat permintaan maaf atas kesalahan pemberitaannya.

Akar Masalah Tragedi Sampang Akibat Cinta Segitiga

Ditulis dalam Agama oleh holistikasaya pada Agustus 29, 2012

Dua tewas, puluhan luka-luka, 27 rumah terbakar pada peristiwa penyerangan penganut Syiah di Sampang, Madura. Meeka bahkan terusir dari kampung mereka sendiri dan kini menempati lokas pengungsian di gedung tenis indoor. Benarkah konflik tersebut berlatarbelakang agama? Ternyata tidak. Konflik tersebut berlatarbelakang cinta.

Ini dinyatakan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD yang berasal dari Madura, tahu sejarahnya. “Kasus itu gara-gara dua orang bersaudara yang sama-sama Syiah. Mereka sama-sama jatuh cinta pada gadis yang sama. Lalu salah seorang di antara mereka keluar dari Syiah. Orang-orang yang tidak tahu kemudian memprovokasi,” kata Mahfud, Selasa 28 Agustus 2012.

Intinya, konflik bermula dari pertengkaran antara dua saudara kandung. Mahfud mengklaim punya data-data historis di balik konflik horisontal di Sampang. Data-data itu bahkan telah ia sampaikan ke Majelis Ulama Indonesia, Menteri Dalam Negeri, DPR, dan berbagai institusi terkait.

Namun ia menyesalkan data-data tersebut bagai tak berharga karena konflik kembali terulang di Sampang. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sendiri, Senin 27 Agustus 2012, membenarkan rusuh Sampang tidak murni soal keyakinan atau pertentangan mahzab.

“Di satu sisi memang berkaitan dengan keyakinan. Di sisi lain juga soal konflik internal keluarga yang akhirnya saling berkaitan,” kata Presiden. Salah satu kisah di balik kasus Sampang disampaikan oleh Ketua Dewan Syura Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) sekaligus pembina pesantren Syiah, Jalaludin Rakhmat.

Jalaludin menceritakan, peringatan Maulid Nabi di Sampang yang digelar  Tajul Muluk pada 9 April 2007 silam, dihadang oleh 5.000 orang. Mereka meminta polisi membubarkan acara tersebut. Satu bulan kemudian, Tajul Muluk dilantik sebagai Ketua Umum IJABI Kabupaten Sampang periode 2007-2010, sedangkan kakaknya Roisul Hukama sebagai Dewan Penasehat IJABI.

Namun karena adanya konflik keluarga akibat persoalan cinta, Rois kemudian pindah ke Sunni. “Dia pindah ke pihak lawan Tajul Muluk untuk membangun kekuatan buat mengalahkan adiknya. Jadi dia meluaskan konflik keluarga dengan memanfaatkan potensi konflik agama,” kata Jalaludin.

Akibat konflik keluarga itulah, Kamis 29 Desember 2011, pesantren milik warga Syiah di Nangkernang, Sampang, Madura, dibakar massa. Tajul Muluk, pemilik pesantren Syiah yang dibakar massa itu, terusir dari kampungnya. Belum cukup deritanya, ia juga divonis dua tahun penjara atas tuduhan penistaan agama oleh Pengadilan Negeri Sampang.

Kini, konflik serupa kembali berulang. Minggu 26 Agustus 2012, saat 20 anak dari pemukiman Syiah di Desa Karang Gayam Madura yang bersekolah di Bangil Pasuruan, hendak kembali ke pesantren mereka di Pasuruan usai merayakan Idul Fitri di Sampang.

Murid-murid dan orang tua yang mengantarkan mereka, tiba-tiba dihadang oleh kelompok massa yang menggunakan 30 sepeda motor. Siswa Syiah yang sudah naik angkutan umum itu disuruh turun, sedangkan yang mengendarai kendaraan dipaksa pulang ke rumah mereka masing-masing.

Massa bahkan mengancam akan membakar angkot yang ditumpangi para siswa itu. Kelompok Syiah yang kemudian melawan, membuat massa makin beringas sehingga bentrokan tidak terhindarkan.

Kriminal Murni

Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, menegaskan kerusuhan di Sampang merupakan kriminal murni, bukan masalah agama. “Ini konflik keluarga yang berkembang di masyarakat, bukan masalah Syiah maupun anti Syiah,” kata dia.

Gamawan membenarkan ucapan Mahfud MD dan Jalaludin Rakhmat yang mengatakan konflik Sampang berawal dari masalah keluarga yang terjadi sejak 2004, yaitu antara Tajul Muluk dan Rois yang mempunyai masalah pribadi kemudian merembet ke jemaah mereka masing-masing.

“Keduanya kini berbeda aliran – satu Syiah, satu Sunni. Mereka juga memiliki banyak anak buah. Dari sini lah persoalannya. Jadi ini bukan masalah agama, tapi masalah pribadi yang dimiliki oleh kedua orang tersebut,” urai Mendagri.

Semalam, Mendagri telah menggelar pertemuan tertutup selama dua jam bersama Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin, Menteri Agama Suryadharma Ali, Kepala BIN Letjen Marciano Norman, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, dan Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Polri sendiri telah menetapkan satu tersangka dalam kerusuhan di Sampang. Tersangka tersebut berinisial R. “Ada delapan orang yang diamankan. Satu orang berinisial R kami tetapkan menjadi tersangka, sedangkan tujuh orang lainnya masih terus didalami,” kata Kapolri Jenderal Timur Pradopo.

Polisi masih terus memeriksa kasus tersebut secara detail. Penyidik Polri juga telah menahan tersangka itu. “Untuk sementara telah dilakukan satu penahanan. Diduga kuat dia pelaku penganiayaan dan penggerak massa,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjen Pol Boy Rafli Amar.

Mahfud MD menegaskan, saat ini tidak ada jalan lain untuk menyelesaikan kasus Sampang kecuali dengan menegakkan hukum, yaitu menangkap dan menghukum pelaku penyerangan, pembakaran, dan pembunuhan terhadap dua warga Syiah di Sampang.

“Siapa yang salah, yang teledor, harus dihukum,” kata Mahfud. Ia menambahkan, tidak ada damai di Indonesia jika konflik-konflik SARA semacam itu terus terjadi. “Konfigurasi jumlah pemeluk agama di masing-negara negara itu berbeda. Jadi harus saling toleran,” ucap Mahfud. (vivanews.com)

Profil Jokowi (Joko Widodo)

Ditulis dalam POLITIK DAN HUKUM oleh holistikasaya pada Agustus 24, 2012

sumber: detik.com

Nama Joko Widodo alias Jokowi telah menasional. Tak cuma lewat gebrakan-gebrakannya selaku walikota Solo 2011-2015 (salah satunya menjadikan mobil SMK menjadi mobil dinas Walikota dan Wakil Walikota Solo), namun juga pencalonannya selaku Gubernur DKI Jakarta. Siapakah Jokowi sesungguhnya? Inilah Profilnya.

nova.com memaparkan Joko Widodo lahir dari keluarga miskin yang tinggal di daerah bantaran kali yang kumuh di Surakarta, Jawa Tengah. Anak pertama dari empat bersaudara ini lahir dari keluarga penjual kayu, pasangan Noto Mihardjo dan Sujiatmi . Semasa kecil ia bersekolah di SD 111 Tirtoyoso Solo, dan melanjutkan ke SMP N 1 di kota yang sama. Selepas SMP, Jokowi bersekolah di SMA 6 Solo.

Sebagai keluarga penjual kayu, Joko kecil tumbuh sebagai anak yang terbiasa hidup susah. Kadang sulit makan dan membayar sekolah adalah salah satunya. Meski begitu ia dikenal sebagai anak yang tidak nakal, walau begitu ia sangat suka main seperti anak-anak lain pada umumnya.

Kegiatan yang sering ia lakukan semasa kecil adalah memancing ikan, main layang-layang, dan bermain sepakbola. Ada cerita unik yang dilakukannya ketika kecil yaitu dirinya suka sekali mandi di sungai di belakang rumahynya sambil mencari telur bebek di dekat sungai.

Joko Widodo adalah anak laki-laki pertama di dalam keluarga, tak heran bila ia menjadi penjaga bagi tiga adik perempuannya. Karena paling besar, ia sering membantu sang ibu mengasuh adik-adiknya. Kadang mengantar mereka ke sekolah, atau membantu para adik membereskan pekerjaan rumah. Bahkan ketika adik-adiknya beranjak besar, saat ada masalah dengan pacarnya, dirinya turut membantu menyelesaikan masalah tersebut.

Meski begitu, pria asli Solo ini tetap memiliki prestasi luar biasa di kelasnya. Padahal ia sendiri mengaku tak begitu rajin belajar, karena dahulu ia sering membantu orangtuanya seperti menagih pembayaran kepada pelanggan kayu atau menaikkan kayu yang sudah dibeli orang ke atas gerobak atau becak.

Lulus SMA, Joko hijrah ke Yogyakarta untuk meneruskan pendidikannya ke jenjang sarjana. Universitas Gajah mada (UGM) jurusan Teknologi Kayu menjadi pilihannya untuk belajar. Jurusan itu ia ambil karena ingin mewujudkan cita-citanya menjadi tukang kayu. Selama kuliah, ia ngekos di Yogya. Seminggu atau sebulan sekali ia pulang ke Solo naik bus.

Meski baru tingkat satu, Joko telah menemukan tambatan hati. Gadis cantik nan sederhana yang bernama Iriana menjadi kekasihnya. Dia adalah teman adiknya yang sering main ke rumahnya. Bahkan sejak kenal dengan gadis itu, Joko tak pernah pindah ke lain hati sampai memutuskan menikah pada 24 Desember 1986.

Setelah selesai kuliah, Joko bekerja di sebuah BUMN di Aceh. Tak berapa lama tepatnya hanya 1,5 tahun, ia memutuskan untuk kembali ke Solo merintis bisnis mebel dengan modal minus. Jatuh bangun dalam mengembangkan bisnis mebelnya menjadi cerita tersendiri bagi Joko Widodo. Dan mebel pertama yang dibuatnya adalah bedroom set. Dulu ia hanya menjualnya di daerah Solo saja, tapi setelah tiga tahun ia mampu menjualnya hingga ke luar negeri.

Penghargaan

  • Joko Widodo terpilih menjadi salah satu dari “10 Tokoh 2008″
  • Menjadi walikota terbaik tahun 2009
  • Pak Joko Widodo juga meraih penghargaan Bung Hatta Award, atas kepemimpinan dan kinerja beliau selama membangun dan memimpin kota Solo.
  • Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) Award

Asal Usul Ayam, Babi, Kambing dari Indonesia

Ditulis dalam Sejarah oleh holistikasaya pada Februari 7, 2012

Wah, Indonesia ternyata menjadi pusat peradaban terpenting. Setidaknya dari penelitian ini. Hewan-hewan ternak seperti ayam, babi dan kambing dunia rupanya dari Indonesia. Itulah hasil riset berdasar DNA yang dilakukan Profesor Stephen Oppenheimer, ahli genetika dan anatomi DNA manusia.

Hasil riset Oppenheimer itu disampaikan arkeolog LIPI yang juga peneliti Tim Bencana Katastropik Purba, Danny Hilman, dalam diskusi bertajuk ‘Menguak tabir peradaban dan bencana katastropik purba di nusantara untuk memperkuat karakter dan ketahanan nasional’ di Gedung Krida Bakti, Jl Veteran, Jakarta, Selasa (7/2/2012).

“Dari riset Oppenheimer, binatang ternak ayam, babi dan kambing berasal dari Indonesia dan menyebar ke berbagai wilayah di Asia dan Pasifik sejak lebih dari 10 ribu tahun lalu,” ucap Danny.

Oppernheimer meriset berdasar DNA. Dari penelitian diketahui pula manusia Indonesia yang hidup sekarang punya nenek moyang yang sudah mendiami nusantara sejak 60 ribu tahun lalu.

Diketahui pula bahwa teknologi bercocok tanam seperti padi dan sebagainya berasal dari Indonesia. Demikian pula teknologi pelayaran dari Indonesia sejak sebelum 10 ribu tahun lalu.

“Teknologi pelayaran ini didorong peristiwa banjir besar pada periode 15 ribu – 8 ribu tahun lalu,” kata Danny.

Riset DNA Oppenheimer juga menunjukkan adanya human dispersion pada tiga masa. “Zaman sebelum 10 ribu tahun (late pre historic) dimana Nusantara adalah pusat peradaban pertanian, peternakan dan pelayaran di wilayah Asia Pasific,” ucap Danny. (detik.com)

Nona Nani Nurani: Penari Istana Gugat Presiden

Ditulis dalam POLITIK DAN HUKUM oleh holistikasaya pada Desember 19, 2011
Tags:

Mantan penari Istana era Soekarno, Nona Nani Nurani mengadukan kasusnya ke meja hijau. Usai runtuhnya rezim Soekarno, dia pun dijebloskan ke penjara tanpa proses peradilan. Setelah itu dicabut hak asasinya seperti bekerja, memiliki identitas KTP hingga dicekal ke luar negeri.

Kini, meski hak-hak tersebut telah pulih, dia balik menggugat Presiden RI di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). “Sidang panggilan hari ini jam 09.00 WIB. Tapi molor. Saya sudah disini on time,” kata Nani Senin, (19/12/2011).

Dalam gugatannya, Nani mengaku kerap mendapatkan perlakuan diskriminatif dan kesewenang-wenangan dari pemerintah, atas stigma sebagai anggota atau simpatisan PKI yang melekat padanya. Pemerintah sempat menahannya selama tujuh tahun tanpa alasan yang jelas.

Akibat menjadi tahanan politik, Camat Koja, menolak menerbitkan KTP seumur hidup. Padahal berdasarkan Perda DKI Jakarta No. 1/1996, Nani mestinya berhak atas KTP seumur hidup berhubung yang bersangkutan sudah berusia 60 tahun lebih. Tetapi karena alasan politis, menggantinya dengan perpanjangan KTP selama lima tahun. Itulah yang menjadi dasar bagi Nani melayangkan gugatan ke PTUN

“Berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) 2008, perbuatan camat ini salah. Sekarang sudah mendapat KTP lagi,” kisah Nani.

Setelah dirinya berjuang sekuat tenaga mendapatkan hak-haknya, kini dia menggugat Pemerintah Indonesia atas tindak pelanggaran HAM tersebut. “Apa yang saya alami baik di masa lampau hingga saat ini berupa tindakan diskriminatif, stigmatisasi, kesewenang-wenangan dari pemerintah semuanya adalah perbuatan melawan hukum,” ujar Nani.

Nani lalu melayangkan gugatan terhadap negara, yaitu Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono sebesar Rp 7,46 miliar, serta kerugian materil dan imateril sebesar Rp 30 juta. Nani juga memerintahkan kepada Presiden untuk menyatakan permohonan maaf melalui 10 media cetak nasional selama tujuh hari berturut-turut.

“Ini sidang keempat, 3 kali sidang sebelumnya, tergugat tidak pernah hadir,” ungkap Nani. (detik.com)

Halaman Berikutnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 89 pengikut lainnya.