Indonesia Terpopuler


Aburizal Bakrie Tetap Masuk Deretan Orang Terkaya Versi Forbes

Ditulis dalam Uncategorized oleh holistikasaya pada Desember 7, 2009
Tags: , ,

Majalah Forbes kembali merilis daftar 40 orang paling kaya di Indonesia awal bulan Desember 2009. Aburizal Bakrie tetap masuk daftar orang terkaya, meskipun masih didera masalah Lumpur Lapindo. Kekayaannya bernilai US$ 2,5 M. Sedangkan urutan pertama masih dipegang pemilik grup Djarum, Budi dan Michael Hartono dengan nilai kekayaan sejumlah US$ 7 miliar.

Berikut ini daftar orang-orang terkaya versi Forbes:

1. R. Budi & Michael Hartono  US$ 7 miliar.
2. Martua Sitorus  US$ 3 miliar.
3. Susilo Wonowidjojo  US$ 2,6 miliar.
4. Aburizal Bakrie     US$ 2,5 miliar.
5. Eka Tjipta Widjaja  U$S 2,4 miliar.
6. Peter Sondakh  US$ 2,1 miliar.
7. Putera Sampoerna  US$ 2 miliar.
8. Sukanto Tanoto  US$ 1,9 miliar.
9. Anthoni Salim US$  1,4 miliar.
10. Soegiharto Sosrodjojo  US$ 1,2 miliar.
11. Low Tuck Kwong  US$ 1,18 miliar.
12. Eddy William Katuari US$ 1,1 miliar.
13. Chairul Tanjung US$ 99 juta.
14. Garibaldi Thohir US$ 930 juta.
15. Theodore Rachmat US$ 900 juta.
16. Edwin Soeryadjaya US$ 800 juta.
17. Trihatma Haliman US$ 750 juta.
18. Ciliandra Fangiono US$ 710 juta.
19. Arifin Panigoro    US$ 650 juta.
20. Murdaya Poo US$ 600 juta.
21. Hashim Djojohadikusumo US$ 500 juta.
22. Kusnan & Rusdi Kirana US$ 480 juta.
23. Prajogo Pangestu US$ 475 juta.
24. Harjo Sutanto US$ 470 juta.
25. Mochtar Riady    US$ 440 juta.
26. Eka Tjandranegara   US$ 430 juta.
27. Ciputra  US$ 420 juta.
28. Hary Tanoesoedibjo  US$ 410 juta.
29. Sandiaga Uno    US$ 400 juta.
30. Boenjamin Setiawan  US$ 395 juta.
31. Alim Markus  US$ 350 juta.
32. Aksa Mahmud  US$ 330 juta.
33. Sutanto Djuhar  US$ 325 juta.
34. Kartini Muljadi  US$ 320 juta.
35. Soegiarto Adikoesoemo   US$ 300 juta.
36. George Santosa Tahija & Sjakon George Tahija US$ 290.
37. Paulus Tumewu   US$ 280 juta.
38. Husain Djojonegoro US$260 juta.
39. Bachtiar Karim US$ 250 juta.
40. Kris Wiluan US$ 240 juta.

Idrus Marham Ketua Pansus Bank Century, Golkar Incar Posisi Menkeu?

Ditulis dalam Uncategorized oleh holistikasaya pada Desember 7, 2009
Tags: , , , ,

Terpilihnya Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Idrus Marham sebagai Ketua Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Bank Century, menimbulkan kekhawatiran dari berbagai kalangan akan nasib angket Century. Berikut ini alasan kekhawatiran tersebut dari berbagai kalangan:

1. Sebagai anggota DPR yang mendapat mandat dari rakyat, Idrus Marham diam saja saat gagasan angket Bang Century menggelinding. Dia tidak ada dalam barisan pendukung angket Bank century, tapi tahu-tahu, menjadi wakil Golkar di pansus dan diutus Golkar untuk mencalonkan diri sebagai ketua, dan akhirnya, dia mejadi ketua pansus setelah melalui proses voting.

2. Idrus Marham memiliki kedekatan dengan Presiden SBY.  Presiden bahkan pernah menjadi saksi pernikahannya. Dan sebagaimana Anda ingat, ia menggelar pernikahan dengan biaya Rp 3 miliar.  Luar biasa!!!

3. Idrus diduga pernah menjadi penghubung kasus imbal jasa impor beras dengan Vietnam pada 2003 lalu. Anggota Badan Pekerja Indonesia Corruption Watch (ICW) Ibrahim Fahmi Badoh kepada detikcom, Jumat (4/12/2009) mengatakan, pernah ada catatan di Dirjen Bea Cukai, tahun 2005, Idrus Marham pernah menjadi sebagai penghubung antara Inkud (Induk Koperas Unit Desa) dengan PT Heksatama Sinindo.  “Dia (Idrus) Pernah menjadi saksi penandatanganan kerjasama antara mereka (Inkud dengan PT Heksatama Sinindo) pada 23 Januari 2003,” ujar Ibrahim Fahmi.” Berdasarkan temuan BPK, ada dugaan LC fiktif yang melibatkan 3 koperasi yakni Inkud, IKKUD dan Inkopti. Total kerugian negara dalam LC fiktif ini mencapai RP 25 miliar. “Jadi ini melibatkan Bank Century. Di sini ada dugaan imbal jasa karena impor beras itu ilegal. Akan tetapi ini sudah disampaikan ke KPK bahwa ada manipulasi volume beras sehingga ada dugaan merugikan negara Rp 25 miliar,” urainya lagi.

4. Idrus Marham adalah alat tawar menawar Golkar. “ Keberadaan Idrus Marham saya duga akan membonsai hak angket itu. Makanya, masyarakat harus waspada betul,” tegas Direktur Lingkar Masyarakat Madani (Lima) Ray Rangkuti di Jakarta, Sabtu (5/12) pagi. Ray Rangkuti mengatakan bisa saja Idrus Marham menyampaikan janji-janji bombastis setelah terpilih sebagai ketua panitia angket. Namun, realitasnya selama upaya mencari dukungan terhadap hak angket, Idrus tidak melakukan apa-apa. Kuat dugaan Partai Golkar mengincar jabatan menteri keuangan yang saat ini dijabat Sri Mulyani. “Jadi, targetnya bisa saja nanti hanya ada pelanggaran administratif, dengan catatan Sri Mulyani diganti dengan orang dari Golkar. Tidak sampai ke RI-1 dan RI-2,” ujar Ray.

Kekhawatiran atas ketidakseriusan Idris Marham dalam mengupas tuntas kasus Centry dibantah Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie. “Tidak benar itu, kita lihat saja nanti, anda tidak kenal siapa Idrus Marham, kalau dia gagal maka akan menyangkut track record-nya dan Partai Golkar kredibilitasnya akan menurun,” ujar Bakrie.

Daftar Nama Anggota Pansus Angket Bank Century

Ditulis dalam KPK DAN CENTURY oleh holistikasaya pada Desember 7, 2009
Tags: ,

Benarkah DPR serius ingin menyelesaikan kasus Bank Century? Banyak pihak meragukan. Banyak nama-nama anggota Pansus Angket Bank Century yang diusulkan partainya masing-masing, bukannya nama yang kompeten untuk mengatasi masalah ini. Dalam arti, banyak nama yang semula diam dan tidak termasuk dalam barisan pengusung angket Bank Century kini tiba-tiba diusulkan partai untuk menjadi anggota Pansus. Herannya, empat di antara tim 9 hak angket Bank Century, yang aktif menyuarakan dibukanya kasus ini seterang-terangnya malah tidak dikirim menjadi anggota Pansus. Empat orang tersebut adalah Misabakun (PKS), Lili Wahid (PKB), Kurdi Moekri (PPP), Chandra Tirta Wijaya (PAN).

Berikut ini daftar 30 anggota Pansus Angket Bank Century yang disahkah pada Rapat Paripurna DPR, Jumat (4/12), dengan ketua pansus ini adalah Idrus Marham dari Fraksi Partai Golkar

.Fraksi Partai Demokrat:
Ruhut P Sitompul
Yahya Sacawiria
Anas Urbaningrum
Agus Hermanto
Benny K Harman
Achsanul Qosasi
Radityo Gambiro
I Wayan Gunastra

Fraksi Partai Golkar:
Idrus Marham
Ade Komaruddin
Ibnu Munzir
Bambang Soesatyo
Melchias Markus Mekeng
Agun Gunanjar

Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
Gayus Lumbuun
Hendrawan Supratiko
Maruarar Sirait
Ganjar Pranowo
Maruarar Sirait

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera
Andi Rahmat
Mahfudz Siddiq
Fahri Hamzah

Fraksi Partai Amanat Nasional
Tjatur Sapto Edi
Asman Abnur

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa
Marwan Djafar
Ana Muawanah

Fraksi Partai Persatuan Pembangunan
Romahurmuzzy
Ahmad Yani

Fraksi Partai Gerindra
Ahmad Muzani

Fraksi Partai Hanura
Akbar Faisal

Dahlan Iskan Bela Sri Mulyani lewat Tulisan: Hati Kecil Saya untuk Sri Mulyani

Ditulis dalam Uncategorized oleh holistikasaya pada Desember 7, 2009
Tags: , ,
Dahlan Iskan, CEO Jawa Pos, di Jawa Pos tanggal 7 Desember 2009 membuat tulisan yang secara terang-terangan membela Menkeu Sri Mulyani yang kini jadi sorotan dalam kasus Bank Century. Tulisan tersebut berjudul: Hati Kecil Saya untuk Sri Mulyani. Dikatakan oleh Dahlan Iskan yang oleh menteri BUMN dipastikan sebagai kandidat pimpinan PLN ini,  dalam paragraf pembuka:

HATI kecil saya masih berharap mudah-mudahan hasil pemeriksaan investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas kasus Bank Century itu tidak seluruhnya benar. Sebab, kalau memang tidak ada yang salah, akibatnya akan sangat dramatis: kita bisa kehilangan menteri keuangan yang sangat kita banggakan. Seorang menteri, Sri Mulyani, yang reputasinya begitu hebat. Baik di dunia internasional maupun dalam mengendalikan keuangan negara. Secara internasional dia terpilih sebagai menteri keuangan terbaik di dunia dua tahun berturut-turut. Di dalam negeri dia dikenal sebagai menteri pertama yang berani mereformasi birokrasi di departemennya. Juga menteri yang sangat ketat mengendalikan anggaran negara. Bahkan, dialah satu-satunya menteri yang berani minta berhenti ketika ada gelagat pemerintah akan membela seorang konglomerat yang dia anggap tidak seharusnya dibela.”

Artikel Dahlan Iskan ini dimuat di Jawa Pos pada saat posisi Sri Mulyani sangat tidak menguntungkan.Ada alinea yang menyebut bahwa Dahlan Iskan, hati kecilnya menginginkan BPK Salah Ketik.

Hati kecil saya masih berharap, mudah-mudahan ada orang yang tiba-tiba menemukan data bahwa BPK telah salah ketik. Maka, kita tidak akan kehilangan menteri yang mampu rapat dua hari dua malam nonstop untuk menyelamatkan keuangan negara. Rapat itu tidak boleh berhenti karena lengah sedikit berakibat pada kebangkrutan ekonomi nasional. Rapat itu tentu melelahkan karena angka-angkalah yang akan terus berseliweran. Angka-angka yang rumit: kurs, suku bunga, devisa, likuiditas, rush, neraca perdagangan, stimulus, dan seterusnya. Angak-angka itu saling bertentangan, tapi menteri tidak boleh memilih salah satunya. Dia harus membuat keputusan yang harus memenangkan semua angka yang saling merugikan itu. Padahal, dia baru saja tiba dari Washington, AS, untuk berbicara di forum KTT G-20 yang amat penting itu. Di Washington dia tahu bahayanya ekonomi dunia. Tapi, dia mampu memikirkan keuangan internasional sekaligus keuangan nasional dalam waktu yang sama di belahan dunia yang berbeda. Dia harus menghadiri KTT G-20 di Washington saat itu (kebetulan saya ikut di rombongan situ) saat rupiah tiba-tiba melonjak menjadi Rp 12.000 per dolar AS. Dia harus tampil cool di forum dunia yang Singapura pun tidak boleh ikut di dalamnya itu sambil tegang bagaimana harus mengendalikan rupiah yang sudah membuat warga negara Indonesia panik semuanya.”

Pembaca yang budiman, menurut Anda, kenapa Dahlan Iskan menurunkan tulisan ini? Mohon tanggapan.

Artikel Lengkap Dahlan Iskan tentang pembelaannya pada Menkeu Sri Mulyani: Hati Kecil Saya untuk Sri Mulyani

Kasus Prita Mulyasari Masuk The New York Times

Ditulis dalam Uncategorized oleh holistikasaya pada Desember 7, 2009
Tags: , ,

The New York Times, koran terkenal di dunia juga memberikan perhatian pada kasus Prita Mulyasari versus RS. Omni Internasional.  Dalam media onlinenya tertanggal 4 Desember 2009, kasus Prita Mulyasari tersebut diberi judul Trapped Inside a Broken Judicial System After Hitting Send. Disebut dalam artikel tersebut: From email to jail (bermula dari email, lantas dipejara).

Kronologi kasus singkat Prita diceritakan dalam artikel ini. Dikisahkan pula bahwa hukum di Indonesia tidak berpihak pada rakyat pada umumnya. Bahkan kasus Nenek Minah yang dituduh mencuri 3 buah Kakao coklat) juga disebut-sebut dalam artikel tersebut.

Berikut ini artikel dengan judul: Trapped Inside a Broken Judicial System After Hitting Send

Baca juga:  Prita Harus Bayar RS OMNI 204 Juta, Para Politisi Diam Saja


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 87 pengikut lainnya.