Indonesia Terpopuler


Bank Century Kronologi Merger

Posted in KPK DAN CENTURY oleh holistikasaya pada Desember 1, 2009
Tags: , , ,

Bank Indonesia menjadi sorotan dalam Kasus Bank Century. Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyebutkan kolapsnya Bank Century merupakan akumulasi ketidaktegasan Bank Indonesia sejak awal kali merger Bank Pikko, Bank Danpac, dan Bank CIC menjadi Bank Century. Bahkan BI tidak menerapkan aturan merger sebagaimana yang diatur dalam SK Direksi BI Nomor 32/52/KEP/DIR tanggal 14 Mei 1999 tentang Tata Cara Merger, Konsolidasi, dan Akuisisi Bank Umum.

BI juga tidak menerapkan SK Direksi BI Nomor 31/147/KEP/DIR tanggal 12 November 1998 tentang Kualitas Aktiva Produktif yang menyebabkan rasio kecukupan modal (CAR) Century negatif. BI juga juga tidak tegas pada Peraturan BI Nomor 2/1/PBI/2000 tanggal 14 Januari 2000 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi pemegang saham.

Kini Dewan Perwakilan Rakyat akan menggunakan senjatanya, hak angket, untuk menelisik aliran dana talangan yang membengkak dari dari Rp 630 miliar menjadi Rp 6,7 triliun.

Berikut ini kronologi merger ketiga bank itu menjadi Bank Century sebagaima dilansir vivanews.com, 1 Desember 2009:

27 November 2001

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia menyetujui prinsip akuisisi Bank Pikko, Bank Danpac, dan Bank CIC.

5 Juli 2002

Izin akuisisi dari Bank Indonesia keluar. Meski demikian, BI mengendus perbuatan melawan hukum yang melibatkan Chinkara pada Bank CIC.

2001-2004

Bank CIC melakukan transaksi surat-surat berharga (SSB) fiktif senilai US$ 25 juta yang melibatkan Chinkara. Selain itu terdapat pula SSB berisiko tinggi sehingga Century wajib membentuk penyisihan penghapusan aktiva produktif (PPAP). Ini berakibat CAR Bank CIC menjadi negatif. Kondisi ini membuat penarikan dana pihak ketiga besar-besaran yang mengakibatkan bank mengalami keseretan likuiditas dan telah melanggar ketentuan posisi devisa netto (PDN).

6 Desember 2004

BI memberikan persetujuan merger atas Bank Pikko, Bank Danpac, dan Bank CIC menjadi Bank Century.

22 Juli 2005

Bank Indonesia mempermudah merger. Kemudahan itu surat berharga Bank CIC kemudian dinilai lancar (semula dinilai macet) dan akhirnya CAR seolah-oleh memenuhi persyaratan merger. Selain itu kemudahan lain, hasil fit and proper test sementara atas pemegang saham yang dinyatakan tidak lulus ditunda penilaiannya.

31 Oktober 2005

Laporan hasil pemeriksaan Bank Indonesia posisi CAR Century per 28 Februari 2005 atau dua bulan setelah merger, adalah negatif 132,5 persen. Dalam kondisi ini, seharusnya Bank Indonesia menetapkan Century sebagai bank dalam pengawasan khusus, namun BI hanya memberi kategori bank dalam pengawasan intensif.

2005-2007

BI menenukan pelanggaran batas maksimum pemberian kredit (BMPK) dalam kegiatan Century. Namun Bank Indonesia tidak mengambil tindakan tegas. Bahkan sejak 2004 Century melakukan pelanggaran terhadap ketentuan PDN. Seharusnya Century diberi sanksi denda sebesar Rp 22 miliar, tapi BI memberi keringanan Rp 11 miliar.

2008-2009

Pengawas BI tidak mengungkapkan berbagai pelanggaran yang dilakukan pemegang saham, pengurus bank, dan pihak-pihak terkait Century yang mengakibatkan kerugian bank itu.

2 Tanggapan to 'Bank Century Kronologi Merger'

Subscribe to comments with RSS atau TrackBack to 'Bank Century Kronologi Merger'.


  1. […] Bank Century Kronologi Merger Bank Indonesia menjadi sorotan dalam Kasus Bank Century . Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyebutkan kolapsnya Bank Century merupakan akumulasi ketidaktegasan Bank Indonesia sejak awal kali merger Bank Pikko, Bank Danpac, dan Bank CIC menjadi Bank Century. Bahkan BI tidak menerapkan aturan merger sebagaimana yang diatur dalam SK Direksi BI Nomor 32/52/KEP/DIR tanggal 14 Mei 1999 tentang Tata Cara Merger, Konsolidasi, dan Akuisisi Bank Umum.… (selengkapnya klik di sini) […]

  2. miphz said,

    Hoho, polemik, hahehoh masalah duit. Money changes everything, debat duit kali ini saya garis bawahi sebagai sepak bola, harus diakhiri nantinya dengan peluit panjang wasit. Yang satu senang karena nyimpan kepentingan politis, mau kudeta katanya, yang satu lagi senang karena yakin bakal ngebuktiin kebenaran bahwa ada indikasi dampak sistemik, dengan sekolahnya yang di luar negeri, yang satu lagi yang sekolahnya lokal, lebih tau konteks katanya, bergembira sebagai pengamat karena bisa memberikan komentarnya, yang satu lagi merasa senang ketika menginvestigasi siapa sih yang paling bertanggung jawab, ada bakteri apa sih di neraca keuangan, yang satu lagi senang karena ada kerjaan demonstrasi dan bakar-bakar foto wajah, yang satu lagi senang dengan banyaknya iklan yang masuk, wartawan ada pekerjaan, yang satu senang produknya dibeli karena masang iklan di layar sinetron Century, yang satu lagi senang ada topik buat blognya. Hahehoh. Jadi intinya semua senang. Termasuk nasabah Century, senang karena banyak orang membicarakan duitnya.😉

    http://themiphz.wordpress.com/2009/12/16/senang-senang-bank-century/


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: