Indonesia Terpopuler


Inilah, 5 Buku yang Dilarang Edar Kejaksaan Tahun 2009

Posted in POLITIK DAN HUKUM oleh holistikasaya pada Desember 24, 2009
Tags: , , , , ,

ejaksaan Agung melarang peredaran lima buku. Ini menurut laporan tahunan Kejaksaan Agung tahun 2009. Menurut mantan Jaksa Agung Muda Intelijen Iskamto, buku-buku itu telah diperiksa (clearing house). “Pemeriksaan terhadap substansi bukunya, bukan pada penulisnya,” kata Iskamto yang hari ini baru dilantik sebagai Jaksa Agung Muda Pembinaan.

Lima buku yang beredar di pasaran itu berjudul:
1. Dalih Pembunuhan Massal Gerakan 30 September dan Kudeta Suharto, (karangan John Rosa)
2. Suara Gereja Bagi Umat Tertindas Penderitaan Tetesan Darah dan Cucuran Air Mata Umat Tuhan di Papua Barat Harus Diakhiri (karangan Cocratez Sofyan Yoman)
3. Lekra Tak Pernah Membakar Buku Suara Senyap Lembar Kebudayaan Harian Rakjat 1950-1965 (karangan Rhoma Dwi Aria Yuliantri dan Muhidin M Dahlan).
4. Enam Jalan Menuju Tuhan (karangan Darmawan MM)
5. Mengungkap Misteri Keberagaman Agama (karangan Drs. H Syahrudin Ahmad).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan, Didiek Darmanto menambahkan buku-buku tersebut dilarang beredar karena dianggap menganggu ketertiban umum, bertentangan dengan UUD 1945, Pancasila, Agama, dan Sara. Didiek mengatakan tidak menutup kemungkinan buku-buku tersebut suatu saat dicabut clearing house-nya, tergantung perkembangan politik.

Direktur Lembaga Studi Pers dan Pembangunan Ignatius Haryanto menyesalkan pelarangan lima buku oleh Kejaksaan Agung. Pelarangan itu satu bentuk kemunduran dan menunjukkan kembalinya rezim otoriter. “Jika ada yang tidak setuju dengan buku itu, maka balaslah dengan buku,” kata Ignatius Haryanto kepada VIVAnews di Jakarta, Kamis 24 Desember 2009.

Menurut dia, saat ini akses masyarakat telah terbuka, sehingga pelarangan itu akan tidak membuat efektif. Dalam era keterbukaan informasi, masyarakat bisa menilai sendiri buku mana yang dianggap sampah dan bermutu.

Pelarangan peredaran buku itu menunjukkan kembalinya rezim otoriter. Hal ini juga menunjukkan kemunduran dalam kebebasan berpendapat. Terlepas dari pendapat yang setuju atau tidak setuju, namun menurutnya lebih baik buku dibalas dengan buku.

Seperti diketahui, dalam laporan tahunan, Kejaksaan Agung melarang peredaran lima buku. Menurut mantan Jaksa Agung Muda Intelijen Iskamto, buku-buku itu telah diperiksa (clearing house). Pemeriksaan itu dilakukan terhadap substansi bukunya, bukan pada penulisnya.

Satu Tanggapan to 'Inilah, 5 Buku yang Dilarang Edar Kejaksaan Tahun 2009'

Subscribe to comments with RSS atau TrackBack to 'Inilah, 5 Buku yang Dilarang Edar Kejaksaan Tahun 2009'.


  1. Sesuatu yang di sembunyikan pasti ada permasalahan.
    dan permasalahan yang di sembunyikan pasti karna takut terbongkar kesalahan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: