Indonesia Terpopuler


Atlantis Benua yang Hilang adalah Indonesia?


Profesor Arysio Santos, setelah melakukan penelitian selama 30 tahun terakhir, menyakini wilayah Atlantis adalah Indonesia. Sebagaimana diketahui,  zaman dahulu sebuah benua bernama Atlantis dengan peradabannya yang sangat maju hilang. Namun menurut sang profesor, benua itu tidak hilang, dan sudah menjadi negeri bernama Indonesia.

“Profesor Santos memperoleh keyakinan setelah melakukan penelitian kalau Indonesia adalah Atlantis yang hilang,” ujar Jimmly Assiddiqie dalam sambutan Seminar Nasional ‘Indonesia Atlantis yang Sesungguhnya’ di Museum Indonesia TMII, Jakarta, Sabtu (20/2/2010) sebagaimana dikutip detik.com.

Menurut Jimly, karya Santos yang kemudian dibukukan dengan judul ‘Atlantis, The Lost Continent Finally Found’ didukung sejumlah fakta yang memang mendekatkan Indonesia dengan Atlantis. Bahkan, kata Jimly, pernyataan arkelog, manusia tertua adalah Pithecanthropus Erectus semakin mengindikasikan hal tersebut.

“Ada info dari arkeolog, manusia tertua yakni pithecanthropus Erectus ya manusia Jawa. Jadi sangat mungkin peradaban hebat itu sebenarnya dari Indonesia,” terang anggota Wantimpres ini.

Namun, tesis-tesis yang dikemukakan profesor Santos dalam bukunya dibantah oleh ahli Geologi dan Arkeologi. “Benua peradaban Atlantis yang hilang tidaklah dimana-mana itu hanya sebuah fiksi. Tapi itu bisa dijadikan motivasi untuk mencari peradaban-peradaban masa lalu,” ujar Ketua Ahli Ikatan Arkeologi Indonesia, Profesor Dr Harry Truman Simanjuntak, pada acara Seminar Nasional ‘Indonesia Atlantis yang Sesungguhnya’ di Museum Indonesia TMII, Jakarta, Sabtu (20/2/2010).

Menurut Harry, penelitian arkeologi menunjukkan manusia belum mampu memiliki kemampuan seperti yang digambarkan tentang peradaban bangsa Atlantis. Selain itu, kata Harry, tesis Santos dibuat berdasarkan cerita yang dibuat oleh Plato. Di mana cerita tersebut dipertanyakan kebenarannya hingga saat ini.

“Kita harus hati-hati dengan sumber cerita itu. Santos berangkat dari cerita yang sudah beribu-ribu tahun lalu, yang kebenarannya masih perlu diuji,” jelasnya.

Senada dengan profesor Harry, ahli geologi Dr Awang Setyana juga menilai karya Santos tidak didukung fakta yang akurat.

“Tesis yang diajukan santos tidak mempunyai argumentasi dan bukti geologi,’ jelas Awang.

Menurut Awang, Santos dalam bukunya bersandarkan hanya pada kontemplasi yang dilakukannya selama 10 tahun. Dalam buku Santos, kata Awang, tidak ada analisis empiris maupun bukti-bukti yang mendukung tesisnya.

“Santos menyebutkan 11.600 tahun yang lalu terjadi letusan gunung Krakatau. Menurut penelitian geologi, tidak ada bukti Krakatau pernah meletus 11.600 tahun yang lalu,” terang Awang.

Awang menegaskan, kalau Atlantis tidak berada di Indonesia.”Sangat diragukan Indonesia adalah benua Atlantis. Atlantis yang paling mungkin adalah kebudayaan tengah, kebudayaan Minoa karena pernah ada gunung meletus yang besar,” tutupnya. (dirangkum dari detik.com)

4 Tanggapan to 'Atlantis Benua yang Hilang adalah Indonesia?'

Subscribe to comments with RSS atau TrackBack to 'Atlantis Benua yang Hilang adalah Indonesia?'.

  1. blogsebelah said,

    Wew.. Keren juga Indonesia ya. BTW, kunjungin blog saya juga ya. Banyak artikel dr sebelah yg hot. Saat ini saya lbh menyoroti tentang PKS dan hubungannya dg intelijen. Serem deh.

  2. mitha said,

    kita manusia semua tidak tahu apa apa itu menjadi rahasia ALLAH yang penting banyak berbuat baik dan beribadah,,, mau atlantis,,, atau apapun,,, itu

  3. balimurah said,

    yang terpenting adalah bagaimana membangun Indonesia ini menjadi negara yang maju…salam kenall


  4. […] Atlantis Benua yang Hilang adalah Indonesia? Ditulis dalam aneh oleh holistikasaya di/pada Februari 20, 2010 Tags: ‘Atlantis, Atlantis itu Indonesia, Benua Atlantis, Di Mana Atlantis, Pradaban Atlantis, Profesor Arysio Santos Penulis Atlantis, The Lost Continent Finally Found’ […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: